Berita Terhangat GIBS

Merangkai berita dalam cerita

Perkuat Wawasan Kebangsaan, GIBS Kedatangan Ketua DPRD Kalsel Supian HK

Perkuat Wawasan Kebangsaan, GIBS Kedatangan Ketua DPRD Kalsel Supian HK

BARITO KUALA - Guna memperkuat wawasan kebangsaan, SMP-SMA GIBS kedatangan Ketua DPRD Kalimantan Selatan, DR. (HC) H. Supian HK, SH, MH, beserta jajarannya pada Kamis (4/8/22) siang, bertempat di Nurhayati Building (NHB) lantai 2.


Ratusan siswa-siswi GIBS, guru dan staf mendengarkan sosialisasi Perda No 10 tahun 2019 oleh Supian HK, sosok yang sudah membuat total 43 Perda, hingga meraih penghargaan juara tiga nasional. Kemudian, acara dilanjutkan dengan sosialisasi Wawasan Ideologi Pancasila.


"Pancasila satu sampai lima kita sudah hapal semua. Amanah Kurikulum Merdeka itu salah satunya karakter Pancasila, yakni bisa berinovasi. Alhamdulillah hasil survey nasional tingkat, literasi dan numerasi sekolah kita ada di atas rata-rata nasional. Ini menunjukkan kita pemuda Pancasila sejati," kata Direktur GIBS, Dr. Zulfikar Alimuddin, B.Eng., M.M.


Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Supian HK mengaku terpukau dengan penerapan nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan yang ia lihat di lingkungan sekolah GIBS. Sehingga, ia tak ragu untuk menyekolahkan dua cucunya di sekolah bentukan (alm) H. Abdussamad Sulaiman HB itu.


"Tahun 1965, saya sudah masuk SR (Sekolah Rakyat). Dulu itu, sekolah selalu mencium tangan orang tua dan guru. Alhamdulillah saya lihat GIBS masih menerapkan adab seperti tahun 1965. Jagalah keberadaban kalian, sopan santun, perilaku, saling menghargai. Mari berpikir optimis, insya Allah Hasnur dan GIBS bertambah maju."


Agenda ini juga didukung oleh Bank Indonesia (BI) yang tengah menggalakkan Gerakan Cinta Rupiah dan dalam masa sosialisasi penerapan inovasi baru bertajuk Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).


"Uang tunai yang sedang kita kembangkan adalah uang elektronik, dilakukan dengan pembayaran QRIS. QRIS itu barcode, tapi dia menyimpan informasi rekening yang akan kita bayar. Kita buka OVO, Gopay, ATM Banking, scan, nanti akan muncul siapa yang akan menerima uang kita, jumlahnya berapa, kita bayar. Ini yang sedang kita kembangkan dan sudah cukup masif," jelas Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalsel, Imam Subarkah.


Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dilanjutkan oleh Staf Ahli Pimpinan Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Puar Junaidi, SH, MH, dan ditutup oleh amanat dari tokoh Banua sekaligus Dewan Pengawas Yayasan Hasnur Centre, Kolonel Inf (purn.) Nasib Alamsyah.


"Wawasan kebangsaan itu adalah cara berpikir, cara bertindak, cara berbuat atas kemauan diri sendiri, tetapi mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan dasar Pancasila dan konstitusi negara kita, yakni Undang-Undang Dasar 1949, serta lambang negara, Garuda, dengan semboyannya Bhinneka Tunggal Ika," kata Puar.


"Kalian ini adalah generasi muda harapan bangsa, yang menentukan nasib bangsa di masa depan. Sebagai warga negara, Anda harus patuh pada aturan-aturan yang negara buat, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika. Satu kelompok manusia harus dibuat aturan, kalau enggak, nanti semaunya," pungkas Nasib Alamsyah.